Ad Code

40 Soal Ujian Aqidah Akhlak Kelas 10 Lengkap dengan Jawaban

 SOAL UJIAN AQIDAH AKHLAK KELAS 10

S:1) Salah satu cara yang dapat dijangkau oleh akal pikiran manusia untuk lebih mengenal Allah dan meyakini kebenaran-Nya adalah dengan

A:) Puasa Senin Kamis tujuh kali berturut-turut

B:) Mempelajari ilmu agama

C:) Memahami Asma’ul Husna

D:) Shalat istihkarah tiap malam

E:) Memperbanyak shadakah jariyah

JAWAB: C

 

S:2) Al-Asma’ al-husna artinya adalah nama-nama Allah yang sangat baik dan indah, pernyataan berikut ini yang paling benar berkaitan dengan al-Asma’al-husna adalah

A:) Barang siapa yang hafal al-Asma’al-husna walaupun tidak mengamalkannya pasti dijamin masuk surga

B:) Al-Asma’ al-husna wajib dihafalkan, agar lebih mudah dalam mengenal Allah

C:) Jangan menghafal al-Asma’al-husna sebelum memahami betul seluruh isinya

D:) Bisa digunakan untuk mengusir jin dan setan bila dipasang di dinding rumah

E:) Sangat baik diamalkan untuk berdzikir sebelum berdoa dan memulai pelajaran

JAWAB: E

 

S:3) Allah adalah Dzat Yang Maha Mengumpulkan, Allah adalah Dzat yang mengumpulkan semua makhluk pada hari kiamat, yang tujuannya untuk membalas kebaikan dan keburukan yang dilakukan para makhluk, pernyataan ini merupakan makna dari al-Asma’ al-Husna

A:) Al-Hayyu

B:) Al-Qayyum

C:) Al-Jaami’

D:) Al-Mubdi’u

E:) Al-Awwal

JAWAB: C

 

S:4) Allah adalah Dzat Yang Maha Memberi tanpa batas, Dia memberi tanpa diminta, dan tanpa meminta balasannya, merupakan pengertian dari al-Asma’al-Husna

A:) Al-Wahhab

B:) Al-Mu’min

C:) Al-Matiin

D:) Al-Jamil

E:) Al-Jaami’

JAWAB: A

 

S:5) Allah adalah Tuhan Yang Maha Agung, yang memulai semuanya, memulai keberadaan alam beserta isinya melalui kemampuan-Nya mencipta. Dia menciptakan alam dan manusia dengan sempurna dan sebaik-baiknya tanpa ada contoh sebelumnya. Inilah sebabnya Allah memiliki sebutan nama

A:) Al-Hayyu

B:) Al-Qayyum

C:) Al-Mubdi’u

D:) Al-Mumiit

E:) Al-Rafi’

JAWAB: C

 

S:6) Setelah memahami dan menghayati al-Asma’al-husna, Naila berubah menjadi anak yang berbudi pekerti sangat luhur, memuliakan gurunya, orang tuanya, dan teman-temannya, karena Naila benar-benar mampu mengamalkan al-Asma’al-husna

A:) Al-Wahhab

B:) Al-Kariim

C:) Al-Qayyum

D:) Al-Matiin

E:) Al-Rafi’

JAWAB: B

 

S:7) Zahara adalah anak yang memiliki akhlak kurang baik, tetapi setelah memahami dan menghayati asma Allah al-Rakiib, Zahara langsung berubah sikap yang menunjukkan pengamalan yang sesuai dengan  asma Allah al-Rakiib yaitu

A:) Menghidupkan tempat-tempat ibadah

B:) Amar ma’ruf nahi munkar

C:) Tetap berbuat baik walaupun tidak diketahui orang lain

D:) Mengabulkan permintaan orang lain dalam hal kebaikan

E:) Suka bersedekah terhadap yang membutuhkan

JAWAB: C

 

S:8) Perhatikan Firman Allah dalam surah Ali Imran ayat 8 berikut ini:!

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Ayat tersebut sering di ucapkan oleh orang yang benar-benar mau meneladani asma Allah al-Wahhab, yaitu ...

A:) Menjadi orang yang jujur

B:) Memuliakan orang yang lebih tua

C:) Mengikuti perkumpulan anak-anak muda

D:) Tidak pernah bosan selalu memohon karunia Allah

E:) Tidak merasa rendah di hadapan manusia

JAWAB: D

 

S:9) Menghadiri undangan dan menerima hadiah merupakan puncak dari penghormatan, maka apabila diundang hadirilah, karena menghadiri undangan merupakan realisasi iman kita kepada al-Asma’al-husna

A:) Al-Wahhab

B:) Al-Kariim

C:) Al-Rofii’

D:) Al-Mujib

E:) Al-Hayyu

JAWAB: D

 

S:10) Islam washatiyah adalah Islam pertengahan antara liberalisme dan radikalisme, dimana liberalisme itu terlalu meremehkan dan radikalisme itu berlebih-lebihan. Maka washatiyah berada di tengah-tengahnya, pernyataan berikut ini yang paling benar adalah

A:) Washatiyah melestarikan tradisi lama yang baik dan menerapkan hal-hal baru yang lebih baik

B:) Liberalisme tidak bersikap diskriminasi pada yang lain yang disebabkan adanya perbedaan keyakinan, tradisi dan asal usul seseorang

C:) Radikalisme bersikap intolerir yaitu menghargai perbedaan demi kemaslahatan

D:) Washatiyah bersikap tawassuth yaitu lurus dan tegas menempatkan sesuatu pada tempatnya

E:) Radikalisme bersikap toleran yaitu menghargai pendapat paham yang lainnya

JAWAB: D

 

S:11) Allah berfirman dalam Qur’an Surat Ali Imran ayat 103 sebagai berikut :

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا

Ayat tersebut sebagai dasar bahwa Islam itu menyeru ummatnya untuk

A:) Mengendalikan hawa nafsu

B:) Menjaga toleransi antar sesama umat Islam

C:) Menjaga persatuan sesama muslim

D:) Menghormati sesama manusia walaupun berbeda agama

E:) Semangat berjihad demi agama Allah

JAWAB: C

 

S:12) Salah satu cara untuk menghindari pengaruh radikalisme, dalam memahami ilmu agama di sekolah diberi pelajaran Al-Qur’an Hadis, SKI, Akidah Akhlak, dan Fikih dengan tujuan

A:) Agar bisa mengerjakan soal ujian dengan mudah

B:) Agar bisa memahami Islam dengan sempurna

C:) Agar bisa menguasai pelajaran-pelajaran tersebut

D:) Agar bisa memilih salah satu pelajaran yang disukai untuk dikembangkan lebih lanjut

E:) Menjadi pedoman untuk menempuh pendidikna di jenjang berikutnya

JAWAB: B

 

S:13) Keinginan seseorang atau dorongan-dorongan hati yang kuat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, merupakan pengertian dari

A:) Insting

B:) Qalbu

C:) Ghadhab

D:) Syahwat

E:) Nafsu

JAWAB: E

 

S:14) Kecondongan jiwa terhadap sesuatu yang disukainya sehingga keluar dari batas syari’at,

demi untuk mendapatkan yang lezat-lezat merupakan pengertian dari

A:) Nafsu mutma’innah

B:) Nafsu syahwat

C:) Akhlak mahmudah

D:) Akhlak madzmumah

E:) Nafsu kamilah

JAWAB: B

 

S:15) Orang yang terlalu menuruti nafsu syahwat akan terjerumus ke dalam kejelekan dan membahayakan, bahkan nafsu syahwat tersebutkan bisa mengakibatkan perceraian dan pembunuhan, oleh karena itu hendaknya manusia

A:) Mampu membunuhnya

B:) Mampu menghilangkan

C:) Mampu mengendalikan

D:) Mampu mendorongnya

E:) Mampu menghapusnya

JAWAB: C

 

S:16) Adanya pemimpin yang zalim, diktator, otoriter, bahkan sampai menindas siapa saja yang menghalangi kekuasaannya, merupakan dampak negatif dari menuruti nafsu syahwat

A:) Kedudukan

B:) Makan

C:) Sex

D:) Harta benda

E:) Perbelanjaan

JAWAB: A

 

S:17) Dalam menundukkan hawa nafsu, kita harus berupaya semaksimal mungkin, diantaranya harus dengan kesungguhan, kekuatan dan kesanggupan untuk melawannya, yang dalam tasawuf disebut dengan istilah

A:) Mujadalah

B:) Taqarrub

C:) ’Uzlah

D:) Riyaadhah

E:) Mujahadah

JAWAB: D

 

S:18) Nafsu syahwat sangat sulit sekali ditundukkan, karena sudah melekat erat dalam diri manusia dan mudah terpengaruh oleh keadaan lingkungan, sehingga Imam Ghazali berpesan dalam rangka menundukkan hawa nafsu harus

A:) Secepatnya

B:) Bertindak tegas

C:) Secara pelan-pelan

D:) Bergantian

E:) Dengan serempak

JAWAB: C

 

S:19) Dalam rangka bermujahadah melawan nafsu, harus ditempuhnya melalui tiga langkah yaitu takhalli, tahalli dan tajalli, yang termasuk contoh takhalli adalah

A:) Memperbanyak sedekah

B:) Berhenti pacaran

C:) Rajin berdzikir

D:) Menolak sedekah

E:) Bekerja keras

JAWAB: A

 

S:20) Nafsu yang selalu mendorong diri manusia untuk melahirkan perbuatan, sikap, dan tindakan kejahatan atau syahwat hewani dan kesenangan pada kejahatan adalah nafsu

A:) Mutmainnah

B:) Birahi

C:) Kamilah

D:) Lawwamah

E:) Amarah

JAWAB: E

 

S:21) Perhatikan firman Allah dalam surat al- A’raf ayat 200 berikut.

وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Ayat tersebut menjelaskan bahwa salah satu cara untuk menundukkan nafsu marah dengan

A:) Berdiri

B:) Berwudhuk

C:) Membaca basmalah

D:) Membaca ta’awudz

E:) Duduk

JAWAB: D

 

S:22) Salah satu cara yang ditempuh untuk menundukkan nafsu marah adalah dengan melaksanakan riyaadhah. Adapaun cara riyaadhah untuk menundukkan nafsu marah contohnya adalah

A:) Mengembalikan sikap hasad pada riya’

B:) Mengembalikan sikap sombong dengan ujub

C:) Mengembalikan sikap sombong dengan tawadlu’

D:) Memaksa pelaku untuk menghentikan perbuatan tersebut

E:) Mengajak pelaku membaca Qur’an terus menerus

JAWAB: C

 

S:23) Perhatikan pernyataan berikut:

1)       Bahwa semakin banyak orang bijaksana maka kualitas kehidupan komunitas akan semakin baik dan semakin kuat

2)       Semakin banyak orang berkualitas, kekacauan dan ketidak tentraman masyarakat semakin minim

3)       Kata-kata orang bijak akan memicu munculnya ketegangan dan kekacauan di masyarakat

4)       Kualitas kehidupan masyarakat ditentukan oleh hadirnya orang-orang bijaksana

5)       Kehadiran orang bijak akan mendatangkan terbatasnya gerak para pengkhianat dan penipu masyarakat

6)       Untuk menjadi orang bijak, harus pandai berperang mulut, perang tangan dan perang kaki

Penyataan tersebut diatas yang paling benar adalah no

A:) 1,2 dan 3

B:) 2,3 dan 4

C:) 3,4 dan 5

D:) 4,5 dan 6

E:) 1,2 dan 5

JAWAB: E

 

S:24) Orang yang mampu menahan diri dari perkara-perkara yang dihalalkan ataupun diharamkan walaupun jiwanya cenderung kepada perkara tersebut dan menginginkannya. Adalah identifikasi orang yang mengamalkan sikap

A:) Hikmah

B:) ‘Iffah

C:) Syaja’ah

D:) Ma’rifah

E:) Adalah

JAWAB: B

 

S:25) Allah berfirman dalam Qur’an Surat al-Ahzab ayat 59 sebagai berikut :

يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ

Salah satu cara membiasakan bersikap ‘iffah, yang sesuai dengan ayat tersebut adalah

A:) Menjauhi zina

B:) Menundukkan kepala

C:) Menyegerakan menikah

D:) Menjaga khalwat, baik kholwat mukhafafah maupun khalwat mughaladhah

E:) Mengulurkan jilbab ke seluruh tubuh

JAWAB: E

 

S:26) Rasulullah Saw. Bersabda :

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِااللّهِ وَ الْيَوْمَ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا اَوْ لِيَصْمُتْ،

Hadis tersebut memberikan pelajaran tentang salah satu cara mengembangkan sikap iffah dengan menjaga

A:) Kehormatan

B:) Kemurnian agama

C:) Kesucian pakaian

D:) Kesucian badan

E:) Kesucian lisan

JAWAB: E

 

S:27) Memiliki harga diri, tawadhu’, sabar, qana’ah, santun, merupakan nilai-nilai positif yang melekat pada orang yang mengamalkan

A:) Qana’ah

B:) ‘Iffah

C:) Hikmah

D:) Syaja’ah

E:) ‘Adalah

JAWAB: B

 

S:28) Syaja’ah berarti berani, namun berani disini bukan berarti hilangnya rasa takut menghadapinya. Akan tetapi keberanian yang berorientasi kepada

A:) Aspek membela diri

B:) Aspek maslahat

C:) Kemenangan

D:) Keberanian menanggung resiko

E:) Keberanian menyerang musuh

JAWAB: B

 

S:29) Ahmad termasuk siswa yang kurang pandai dan pendiam, ketika mengerjakan tugas, Ahmad tidak bisa. Akhirnya dengan terpaksa Ahmad menyontek, dan ternyata diketahui oleh gurunya. Sebagai siswa yang mengamalkan syaja’ah, sikap Ahmad adalah

A:) Tidak mau mengakui kesalahannya

B:) Membela dirinya karena takut dimarahi

C:) Berani menutupi kesalahannya

D:) Memohon maaf dan mengakui kesalahannya

E:) Berani bersumpah tidak menyontek

JAWAB: D

 

S:30) Orang yang teguh, kukuh, memperhatikan kebutuhan jasmani dan ruhani, makan dan minum teratur, istirahat teratur, merupakan bentuk pengamalan sikap al-‘adalah dalam hal

A:) Adil terhadap diri sendiri

B:) Adil terhadap tata tertib

C:) Adil terhadap Allah

D:) Adil terhadap makhluk hidup

E:) Adil terhadap orang lain

JAWAB: A

 

S:31) Adil itu tidak berat sebelah , akan tetapi adil itu juga tidak harus sama, yang jelas adil itu memberikan haknya secara proporsional, yang maksudnya adalah

A:) Memberikan dengan niat ikhlas

B:) Berpihak dan berpegang teguh pada kebenaran

C:) Memperlakukan hak dan kewajiban secara sama

D:) Memberikan sesuai dengan kebutuhannya

E:) Dalam hal keluarga memberikan uang yang sama antar kakak dan adik

JAWAB: C

 

S:32) Orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka meminta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain mereka mengurangi, adalah perilaku orang yang bersikap ...

A:) Licik

B:) Zalim

C:) Rakus

D:) Tamak

E:) Sombong

JAWAB: B

 

S:33) Orang yang suka berbuat licik, dimasukkan dalam golongannya orang-orang munafik, karena tingkah lakunya sama seperti orang munafik, diantaranya adalah sebagai berikut ...

A:) Suka menyombongkan diri          

B:) Suka bersilat lidah

C:) Rakus terhadap harta

D:) Membeda-bedakan pergaulan

E:) Bersifat bakhil dan kikir

JAWAB: B

 

S:34) Salah satu penyebab utama Abu Lahab dan istrinya berbuat licik terhadap Rasulullah Saw. adalah

A:) Benci melihat keberhasilan Rasulullah

B:) Karena Rasulullah adalah keponakannya

C:) Memandang Rasulullah tidak pantas menjadi pemimpin

D:) Ingin balas dendam terhadap Rasulullah

E:) Ingin lebih dekat dengan Rasulullah

JAWAB: C

 

S:35) Orang yang terlalu hemat membelanjakan harta, serakah dalam mengumpulkan harta, dan selalu ingin diberi oleh orang lain, tetapi justru dirinya pelit dan kikir, merupakan ciri-ciri dari perilaku

A:) Zalim

B:) Licik

C:) Rakus

D:) Tamak

E:) Bakhil

JAWAB: D

 

S:36) Pada firman Allah QS. Al- An’am ayat 38 yang artinya ”Dan tiadalah burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu”. Ayat tersebut menjelaskan bahwa semua makhluk hidup itu sudah dibekali kemampuan dan dijatah rejeki masing-masing, maka hendaklah

A:) Qana’ah atas takdir Allah

B:) Tidak usah bersusah payah mencari rezeki

C:) Mencari rezeki sebanyak-banyaknya

D:) Bersabar menunggu datangnya rezeki

E:) Berlomba-lomba mengumpulkan rezeki

JAWAB: A

 

S:37) Orang yang hidupnya  mencederai hak-hak orang lain dan juga hak-hak Allah atas makhluknya, merupakan ciri dari perbuatan

A:) Diskriminasi

B:) Rakus

C:) Tamak

D:) Licik

E:) Zalim

JAWAB: E

 

S:38) Perhatikan firman Allah dalam al-Qur’an Surat al-Qashas ayat 40 berikut.

فَأَخَذْنَاهُ وَجُنُودَهُ فَنَبَذْنَاهُمْ فِي الْيَمِّ فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الظَّالِمِينَ

Ayat tersebut menjelaskan tentang hukuman Allah yang diberikan kepada

A:) Istri Abu Lahab karena perbuatan liciknya

B:) Istri Nabi Luth karena perbuatan munafiknya

C:) Raja Fir’aun karena kezalimannya

D:) Qarun karena kesombongannya

E:) Putra Nabi Nuh karena kekafirannya

JAWAB: C

 

S:39) Zalim kepada manusia memang bukan termasuk tingkatan yang paling tinggi, tetapi tidak akan dibiarkan oleh Allah dan tidak selesai begitu saja urusannya di dunia, karena

A:) Dosanya tidak akan diampuni oleh Allah

B:) Akan dituntut oleh orang yang terzalimi di akhirat

C:) Akan mengalami keresahan hidup sampai hari kiamat

D:) Dapat menimbulkan kehancuran

E:) Dapat memunculkan sifat apatisme

JAWAB: B

 

S:40) Islam melarang kaum muslimin bersikap diskriminasi, karena memang manusia diciptakan dalam keadaan berbeda satu sama lain, supaya saling menyayangi dan pada dasarnya yang membedakan manusia di hadapan Allah adalah

A:) Ilmunya

B:) Imannya

C:) Amalnya

D:) Ibadahnya

E:) Taqwanya

JAWAB: E

Posting Komentar

0 Komentar

Ad Code